Posted by super ADD COMMENTS

by Stelliana Siswanto

Tanggal 30 September 2009, jam 7.30 malam, ada yang berbeda di restoran Indo Padang, The Cathay. Restoran Indonesia yang sehari-harinya ramai dipadati pengunjung, hari itu tampak lebih ramai dari biasanya. Ada apa ya?

Tari Ngarojeng! Bohai deh!

Ternyata SMU Komunitas Indonesia (SMUKI) sedang mengadakan malam pengumpulan dana (GAYA Night) untuk drama musikal (GAYA) yang akan diadakan Januari 2010. Acara yang ditampilkan kreatif dan beragam ini menampilkan talenta dan kreatifitas anak-anak Indonesia di negeri Singapura. Acara dibuka dengan petikan gitar dan lagu dari pemusik GAYA, dilanjutkan dengan pidato sutradara. Lalu saat yang ditunggu-tunggu tiba, makan!

Para undangan menikmati hidangan dengan diiringi sebuah group akapela dan seorang penyanyi. Tidak hanya itu, tarian daerah betawi dari Indonesia, Tari Ngarojeng, ikut meceriakan suasana. Sebagai penutup, dua tokokh utama dari drama tersebut menunjukkan kilasan lima menit kepiawaian akting mereka.

Director Aldian Salim makes a face.

Malam yang berakhir dengan meriah itu dihadiri lebih dari 30 undangan, termasuk Kepala Jurusan Ekonomi Singapore Management University. Dana yang terkumpul pun cukup banyak, membuat kita semakin penasaran akan kehebatan GAYA 2010

More on Kampus

Sitti Nurbaya: Unfulfilled Love by PINUS
Pahlawan: The Musical – Behind the Scenes
InSIGHT: Once Upon A Time





About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.