Posted by super 7 COMMENTS

ditulis oleh Joice Vania Gumala
photography oleh Steven Kurniawan

Para wanita cantik dan lelaki ganteng dari PINTU ramai berkumpul di commhall 12 NTU pada tanggal 13 Maret sekitar pukul 19.00. Ada apa ini?!

Mereka berkumpul untuk IndoDinner yang diadai oleh PINTU. Dengan tujuan yang hampir mirip dengan IndoSupper, acara PINTU semester lalu, acara ini diadakan untuk mencari dana. Nah, dana ini akan dipakai untuk GTD 12 (Get Together Today, i.e. PINTU freshmen orientation). IndoDinner mempunyai tema ‘Casino’ kali ini dan disajikan dengan jauuuh lebih kreatif daripada tahun-tahun sebelumnya.

click the icon on the right hand corner for the full view

Buktinya, saat kamu menginjakkan kaki di commhall 12, kamu akan disambut oleh komite BFM (Business and Financial Manager) GTD 12 yang akan menawarkan uang monopoli dan kupon permainan! Banyak yang antri loh! Game yang tersedia sangat unik, mulai dari memasukkan balon ke ember dengan hairdryer sampai melempar bola pingpong ke kotak telur puyuh. Orang-orang yang antri untuk mendapatkan uang monopoli juga nggak kalah ramai. Uang monopoli ini bisa digunakan untuk membeli makanan seperti nasi uduk, martabak, pisang coklat keju, dan cendol. Mantap deh pokoknya!

Lalu acaranya apa aja?

Dimulai dengan pembukaan dari MC (Made Surya Adhiwirawan dan Komang Narendra), dilanjutkan dengan perkenalan komite PINTU 8 oleh sang presiden (Brian Marshal). Tak lama kemudian penonton dihibur oleh performance dari Hendry Renaldo dan Nino Aquinas, dan juga Ngkeng Boys (Rocky Stephanus, Sonny Budiman Sasaka dan Hezron Freddy Manurung).

Nah, ini dia acara yang sudah ditunggu-tunggu: streetfighter game! Game ini dimulai dengan peragaan jurus-jurus unik yang sudah direkam para GL (Group Leader) GTD 12. Menariknya, penonton bisa nge-bid siapapun untuk memperagakan jurus-jurus aneh tersebut (ide buat jahilin orang nih!). Satu malam yang penuh dengan ngisengin orang.

Tapi keceriaan penonton tidak berhenti sampai disitu. Setelah permainan berakhir, penonton masih dimanjakan dengan drama kocak dari GL GTD 12 yang dengan sukses mengocok perut penonton. “Lucu, entertaining, kreatif!” komentar Chandra, salah satu anggota PINTU yang ikut datang ke IndoDinner malam itu.

Meskipun bisa dibilang cukup sukses, sayangnya IndoDinner mulai dengan telat (IndoDinner dijadwalkan mulai pada jam 17.30 namun baru mulai pada jam 19.30). Wah wah wah ternyata kebiasaan ngaret di Indonesia masih terbawa sampai kesini juga yah. Lain kali jangan ngaret yah! [Ed's note: ternyata memang IndoDinner tidak telat, hanya memang dimulai dengan permainan-permainan yang ada]

IndoDinner, selain mengumpulkan dana untuk GTD, juga berperan sebagai ajang kumpul-kumpul sesama anggota PINTU (seluruh anak Indonesia di Singapur juga boleh!). Sering-sering aja deh bikin acara seperti ini supaya makin akrab! IndoSupper sudah, IndoDinner juga sudah, ditunggu yah IndoBreakfast dan IndoLunchnya.

More on Kampus

Mencari Bintang NTU: PINTU Idol 2009
HOA 2010: The Legend Is Born.
Liga Futsal PPIS: Minggu Kedua, 8 Oktober 2011





About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.